Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID — Startup lokal yang berkecimpung di bagian perputaran produk segar, Sayurbox, mengumumkan telah menutup ronde pendanaan Seri B setahun setelah putaran terakhir untuk mendorong pertumbuhan di 2021 dan seterusnya.

Putaran pendanaan ini dipimpin oleh PT Astra Digital International, anak perusahaan Astra; dan Syngenta Group Ventures, lengan modal ventura dari Syngenta Group, penyedia teknologi dan ilmu pertanian terkemuka di dunia; diikuti oleh Global Brain Corporation, Ondine Capital, Strategic Year Holdings Ltd., dan lainnya.

Diluncurkan tahun 2017, Sayurbox mengambil tantangan untuk meningkatkan rantai pasokan buat produk segar dan beku, dan membawanya ke pasar. Maka dari itu, Sayurbox berkomitmen untuk menyelesaikan perkara utama seperti kebutuhan pemasokan, agregasi, dan distribusi dengan lebih baik bagi petani. Dengan menciptakan rantai sediaan pangan yang lebih efisien menggunakan teknologi, Sayurbox tak hanya mampu memberikan harga yang lebih baik untuk petani dan konsumen, tetapi juga mengurangi limbah pertanian yang disebabkan kompleksitas rantai pasokan pangan.

Investasi ini akan membantu mempercepat pertumbuhan infrastruktur rantai pasokan pangan Sayurbox di wilayah Jabodetabek, Surabaya, serta Bali, serta untuk ekspansi ke wilayah baru di Indonesia karena permintaan yang kuat terhadap layanan Sayurbox.

Sayurbox Co-Founder and Chief Executive Officer, Amanda Susanti mengatakan, “Kami sangat senang dengan tingginya permintaan terhadap layanan Sayurbox di pulau Jawa, & wilayah lainnya di Indonesia serta kepercayaan konsumen untuk produk dari mitra petani, produsen, dan pemasok awak. Dengan para investor yang mempunyai pemikiran dan pandangan yang sama, kami tidak sabar memanfaatkan peluang tinggi ini untuk terus membawa kebaikan untuk semua; menyerahkan kesegaran dalam satu boks dan kenyamanan untuk konsumen Indonesia. ”

President Director of Astra, Djony Bunarto Tjondro berkomentar, “Kami senang menjadi bagian dari perjalanan Sayurbox pada memberikan solusi berbasis teknologi untuk memajukan pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kualitas tumbuh petani, produsen, dan kelompok di sektor pertanian Indonesia. Seiring dengan pendanaan ini, kami berharap dapat menciptakan sinergi. Kami percaya kalau Sayurbox dapat menjadi lengah satu katalisator di ekonomi digital Indonesia. ”

Syngenta Group Regional Director, APAC, Alexander Berkovskiy berkomentar, “Kemitraan ini adalah langkah penting untuk membuka potensi yang dibawa pembaruan digital ke pertanian dalam Asia, dan melengkapi muslihat komersial Syngenta untuk bergerak sama dengan perusahaan rintisan digital yang menghubungkan petani dengan konsumen. ”

Global Brain Director/Indonesia Office Representative, Sho Ikeda berkomentar, “Kami sangat bergairah dapat terlibat dalam memajukan rantai pasokan pangan Indonesia sebagai bagian dari Sayurbox. Kami berinvestasi di Sayurbox melalui dana modal ventura perusahaan kami dari Norinchukin Bank, pendukung pertanian menyesatkan signifikan di Jepang. Bersama-sama dengan Norinchukin Bank, awak akan aktif memanfaatkan sumber daya yang kami memiliki untuk mendukung Sayurbox pada mempromosikan ekosistem pertanian cendekia di Indonesia. ”

Ondine Capital Founding Partner, Randolph Hsu berkomentar, “Kami melihat nilai dengan sangat besar dalam transformasi dan digitalisasi rantai pasokan pangan di Indonesia. Secara teknologi terdepan, produk berkualitas tinggi, dan layanan yang stabil, Sayurbox berada dalam posisi terbaik untuk merealisasikannya. Kami juga mendukung aliran Sayurbox untuk membawa kebaikan untuk semua dan kami akan memberikan sumber gaya yang kami punya di wilayah Asia Tenggara & Tiongkok Raya untuk memfasilitasinya. ”

Strategic Year Holdings Ltd. Founder and Chairman, Conrad Tsang berkomentar, “Sebagai investor dengan berbasis di Asia dengan koneksi global, Strategic Year berkomitmen penuh untuk menyerahkan jaringan, sumber daya, pengetahuan, dan pengalaman kami dengan luas untuk membawa Sayurbox ke tingkat berikutnya, serasi dengan komitmen kami di dalam perusahaan-perusahaan penerima investasi yang lain. ”