Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Pencapaian target penyediaan akses internet buat mendukung layanan kesehatan di 3. 126 Puskesmas dan rumah rendah yang dibangun oleh Badan Aksesibiitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Koneksi dan Informatika (BAKTI Kominfo), ter di punghujung tahun.

Pembangunan akses internet untuk membantu layanan kesehatan itu dibiayai melalaikan anggaran Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). “Akhir Desember 2020, pemerintah menuntaskan logistik akses internet di seluruh sarana pelayanan kesehatan yang membutuhkan optimalisasi layanan internet, ” tutur Gajah Kominfo Johnny G. Plate.

Baca juga:   Pemerintah Himbau PEMDA Jernih Melihat Peluang Di Industri Telko  

Sebelumnya pada pertengahan Oktober, pemerintah melakukan akselerasi penyediaan kanal internet di fasilitas layanan kesehatan tubuh (fasyankes) di seluruh Indonesia. Jalan itu merupakan prioritas yang perlu dilakukan untuk percepatan penanganan Covid-19.

Mengutip data Kementerian Kesehatan, Menteri Johnny menunjukkan maka 31 Desember 2019 terdapat 2. 877 rumah sakit dan 10. 134 puskesmas di Indonesia. Dibanding total 13. 011 fasyankes tersebut, BAKTI Kominfo mengidentifikasi 3. 126 fasyankes yang masih membutuhkan optimalisasi layanan internet.

“Dari 3. 126 titik tersebut, di tahun 2019, BLU BAKTI Kominfo telah menyediakan akses internet dalam 226 titik fanyankes. Sedangkan di dalam tahun 2020 ini, melalui kerjasama dengan Komite Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), BLU BAKTI Kominfo akan melakukan percepatan layanan internet di 2. 192 fasyankes, ” tutur Menteri Kominfo.

Baca juga:   Kominfo Akan Fokus Bangun Jaringan 4G Tahun Depan

Sedangkan akses internet untuk 708 fasyankes sisanya, akan diselesaikan di dalam kuartal I tahun 2021 mendatang. “Dengan demikian Kementerian Kominfo bakal menuntaskan penyediaan akses internet pada seluruh fasyankes pada kuartal I tahun 2021, ” ungkapnya.

Ketersediaan akses internet dalam fasyankes diharapkan dapat mendukung program-program kesehatan masyarakat untuk jangka panjang. Baik penurunan angka kematian ibu dan bayi, mencegah stunting, mendukung program Indonesia Sehat dengan Ancangan Keluarga, dan peningkatan layanan kesehatan melalui telemedicine.