Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Perusahaan teknologi, Ericsson memperkirakan akhir tahun ini lebih dari 1 miliar warga dunia akan tinggal di wilayah dengan cakupan 5G. Angka itu meliputi 15 persen dari penduduk dunia. Berkat terkait, diprediksi ada sebanyak 220 juta pelanggan 5G.

Hal ini lantaran laju pengimplementasian teknologi 5G dalam hal langganan lalu cakupan populasi dilaporkan menjadi yang tercepat dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.

Seperti yang disampaikan Jerry Soper, Head of Ericsson Philippines, bahwa “Di Asia Tenggara dan Oseania, lalu lintas data seluler terus tumbuh secara stabil dengan laju pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 33 persen untuk jangka waktu tersebut. ”

Sedangkan, di Indonesia, 5G dikatakan Jerry akan berperan penting di dalam mengelola lalu lintas data efisien bagi penyedia layanan. Ini juga memungkinkan mereka untuk meningkatkan layanan digital yang telah ada juga use case seperti video streaming, sports streaming, mobile gaming, dan layanan smart home.

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa empat dari setiap sepuluh pelanggan seluler pada 2026 akan menjadi pelanggan 5G. Perkiraan itu terdapat dalam Ericsson Mobility Report edisi terbaru.

“Pada 2026, sebanyak 60 persen penduduk dunia akan memiliki akses ke layanan 5G, dengan pelanggan 5G diperkirakan mencapai 3, 5 miliar, menyumbang lebih dari 50 persen selanjutnya lintas data seluler pada ketika itu, ” ujar Jerry, sebagaiselaku, ala, menurut, virtual, Selasa (9/12).

Baca juga:   Debut Meyakinkan VinSmart di Pasar Smartphone 5G

Sementara itu, dia melihat bahwa di Asia Tenggara dan Oseania, 5G diperkirakan menjadi teknologi terpopuler kedua setelah LTE pada 2026, dengan jumlah pelanggan lebih dari 380 juta dan menyumbang 32 persen dari semua pelanggan seluler.

Meski begitu, Ericsson Mobility Report juga menyoroti mengapa keberhasilan 5G bukan hanya terbatas pada cakupan / jumlah pelanggan saja. Dalam hal ini, keberhasilan 5G juga jadi ditentukan oleh use case dan aplikasi baru, di mana yang pertama sudah mulai muncul.